IPDN/STPDN Watch
upaya mengingat kepentingan hajat hidup Masyarakat

Sandra Rahman

SANDRA RAHMAN MENYERAHKAN DIRI KE KEJARI SUMEDANG

sandra-rahman.jpg

Metrotvnews.com, Hukum & Kriminal / Headline News, 16 April 2007 21:03 WIB,  Sumedang: Sandra Rahman, satu dari sepuluh terpidana kasus penganiayaan yang menewaskan madya praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Wahyu Hidayat tahun 2003, Senin (16/4) sore, menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumedang. Sandra Rahman tiba di Kejaksaan Negeri Sumedang sekitar pukul 18.00 WIB.

Sandra tidak sendiri. Sandra yang menjabat sebagai ajudan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat didampingi kuasa hukumnya Tajom Sinambela. Begitu tiba di Kejaksaan Negeri Sumedang, Sandra langsung menandatangani sejumlah berkas. Ia langsung dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Sumedang untuk bergabung bersama sembilan terpidana lainnya yang sejak Jum’at lalu sudah mendekam di sana.

Selain menjalani hukuman penjara selama tujuh bulan, Sandra Rahman juga telah dinonaktifkan sebagai ajudan Sekda Provinsi Jawa Barat. Setelah mendampingi kliennya, kuasa hukum Sanra, Tajom Sinambela, membantah kliennya melarikan diri dari panggilan Kejaksaan Negeri Sumedang.

Kesepuluh mantan praja IPDN tersebut dihukum antara tujuh bulan hingga satu setengah tahun penjara. Mereka terbukti menganiaya hingga tewas madya praja IPDN Wahyu Hidayat tahun 2003.(DOR)

http://www.metrotvnews.com/berita.asp?id=37087

Belum Ada Tanggapan to “Sandra Rahman”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: