IPDN/STPDN Watch
upaya mengingat kepentingan hajat hidup Masyarakat

Korban Tindak Pidana

Para korban tindak kekerasan, yang menurut KUHP termasuk kategori tindak pidana, yang terjadi di lingkungan kampus pendidikan calon birokrat Departemen Dalam Negeri, yaitu STPDN (dan/atau new STPDN, yakni IPDN). Korban yang sia-sia ini ada yang tewas, cacat, dan cidera seumur hidup.

 

Ini Dia Korban-korban Kekerasan di STPDN/IPDN

JAKARTA – Seorang mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) bernama Cliff Muntu (19) tewas di kampusnya. Meski belum ada kepastian penyebab kematian praja tingkat II ini, kematian Cliff ini menambah catatan kematian praja di kampus  yang dulu bernama Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) ini.

Berikut korban-korban kekerasan di kampus yang mencetak aparat pemerintahan dalam negeri tersebut, yang dikutip berdasarkan penelusuran, Selasa (3/4/2007):

Aidil Zulfahmi (19), praja asal Padang, Sumatera Barat meninggal pada Oktober 2005. Dia tewas dianiaya tiga seniornya.

Ichsan Suheri bin Hanafiyah (19), praja asal NAD, tewas pada 19 Oktober 2004. Ichsan sempat dirawat di Rumah Sakit Al Islam Bandung, akibat kejatuhan barbel semen seberat 30 kg. Menurut dokter, Ichsan menderita trauma di bagian kepala dan trauma psikologis akibat penganiayaan.

Wahyu Hidayat (20), siswa madya praja tingkat II STPDN, tewas 3 September 2003 akibat penganiayaan seniornya.

Jurinata, praja asal Kalimantan Tengah, Jurinata disiksa tiga orang praja seniornya pada 12 Mei 2003.

Nunuk Karsa (20)
, korban penganiayaan pada 24 September 2003 .

Dody Rusdiansyah, praja asal Kabupaten Donggala. Dody mengalami cedera pada tulang rusuk kiri dan memar (luka dalam) akibat penganiayaan tahun 2003.

Febrian Simon Awuy
, praja asal Minahasa, pada Oktober 2002 karena mengalami cacat dan stress berkepanjangan akibat penganiayaan.

Tasman Hidayat (21)
, praja asal Bengkulu. Dia mengalami patah tulang dan mati rasa di sekujur tubuhnya akibat penganiayaan pada Oktober 2002.

Eri Rahman, meninggal setelah menjalani masa orientasi mahasiswa atau perploncoan di kampusnya, pada tahun 2000. (SINDO/jri)

http://www.okezone.com/index.php?option=com_content&task=view&id=11593&Itemid=67

 korban-2-stpdn-liputan6.jpg

Yang Teraniaya dalam Kenangan

Belum Ada Tanggapan to “Korban Tindak Pidana”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: